Selasa, 03 Januari 2012

Secret Admirer

"Kriiiiiiiinggggggggg"
Jam beker membangunkanku pagi ini. Walaupun mataharipun belum juga ikutan bangun, aku sendiri telah bersiap-siap untuk mandi. Aku sengaja bangun sangat pagi karena aku tidak mau telat masuk pada hari pertama sekolah! Urusannya bisa panjang kalo sampe telat masuk sekolah!.
"Tumben bangun pagi bener, biasanya diatas jam 6?" tanya Mas Reno waktu aku turun dari tangga, hendak menuju kamar mandi. Dia adalah kakak pertamaku, yang juga satu-satunya anak laki-laki dirumah ini. Mas Reno orangnya iseng, apalagi sama aku. Tapi sebenernya dia baik dan juga sayang sama keluarga, terutama aku. Dia juga satu-satunya orang dirumah ini yang berhasil menempuh pendidikan di Universitas Harvard dengan beasiswa. Ya, memang Mas Reno ini cerdas, dan terkadang aku ingin seperti dia. Aku menyeringai dan membalas ucapannya. "Ini kan hari spesial, mana mungkin aku telat bangun! hehe". Mas Reno hanya bisa geleng-geleng, lalu berlalu hendak menuju kamar mandi. Tapi segera kuhalangi sambil berkacak pinggang. "Aku kan udah bilang, ini hari spesialku! Aku gak mau telat hari ini! Jadi, aku dulu yang mandi!" kataku sambil berbalik menuju kamar mandi, lalu segera menutup pintunya. Mas Reno cuman bisa tersenyum, lalu meninggalkan kamar mandi. Sambil mandi aku segera tersadar akan kehadiran Mas Reno. Bukankah ia sekarang harus bekerja? Akupun menanyakan sambil berteriak. "OH YA MAMA SAMA PAPA KEMANA?? TRUS MAS RENO NGAPAIN DIRUMAH?? HARUSNYA KAN MAS RENO MASIH DI JAKARTA??" tanyaku dengan nada berharap Mas Reno menjawabnya. Dan ternyata Mas Reno menjawab, "Mama sama Papa dinas di Australia, mungkin sampe 3 bulan, Mas Reno disuruh jaga kamu, Mama takut ninggalin kamu sendirian. Tapi Mas Reno cuman ambil cuti selama sebulan, sisanya kamu Mas Reno titipin sama Bi Inah. Kamu gak keberatan kan?" tanyanya kepadaku. "Nggak, aku malah senang jadi gak ada yang ngisengin aku sampe nangis lagi.". Sayup-sayup aku mendengar Mas Reno tertawa terbahak-bahak mendengar jawabanku. "Gila! Denger aja tuh orang! paahal aku ngomongnya juga gak seberapa keras! ckckck" batinku dengan heran. Selesai mandi aku menuju kamar. Aku segera berdandan dan memakai baju sekoah baruku. "Gila, keren banget lo!" kataku sambil memutar-mutar tubuh didepan cermin, Selesai berdandan aku menuju ruang makan dan melihat Mas Reno selesai mandi. "Lho mandi dimana?" tanyaku. "Aku pinjem kamar mandiya Bi Inah, takut kamu mandi kelamaan. Udah, makan aja gih cepet ntar telat!" katanya sambil menyuruhku duduk di meja makan. "OKE!" jawabku sambil menghempaskan tubuh ke meja makan. "Hari ini kamu aku anter, seterusnya berangkat sendiri naik angkot. Kata mama kamu harus mandiri!" kata Mas eno sambil menyuapkan nasi ke mulutnya. Aku mengangguk. Setelah selesai makan kami menuju ke garasi untuk mengambl motor. It's time to go school yeah!!

0 komentar:

:a: :b: :c: :d: :e: :f: :g: :h: :i: :j: :k: :l: :m: :n:

Posting Komentar