Rabu, 11 Januari 2012

Secret Admirer

"Tak kusangka dia juga ada disini, apakah ini mimpi?" gumamku begitu aku telah menghempaskan tubuhku di bangku. "Tapi, aku belum tau siapa namanya. Apakah aku harus berkenalan?" tanyaku dalam hati. "Ah tidak! Mungkin nanti aku mengetahui namanya" jawabku sendiri dalam hati. karena melamun, tak kusadari Ara telah hadir. Dia tercengang ketika melihatku seperti mayat hidup yang sedang bahagia. Tak urung muncul keisengan Ara untuk mengagetkanku yang tengah melamun itu. "HAYOOOOO!!!!! NGELAMUNIN AKU YAAA???" katanya dengan suara yang mungkin bisa memecahkan sekolah dengan seketika. "Ara!! Ngapain sih ganggu mulu!!" protesku karena perbuatan Ara yang tiba" itu. Ara cuman bisa nyengir dan langsung menghempaskan tubuhnya di bangku sebelahku. Lalu dia bertanya. "Kenapa sih? Kangen karena takut aku gak dateng yah? Hehehe" katanya yang disertai senyum indah pepsodent miliknya. Akupun berkata cukup pelan supaya hanya Ara yang mengetahui apa yang terjadi padaku tadi pagi. "Dia ada disini" kataku yang mungkin hanya didengar oleh kelelawar yang memiliki indra pendengaran super. Tetapi ucapanku barusan mampu mengagetkan Ara. "Seriusan nih? Lagi gak kena syindrom kangen kan?" katanya sambil mencoba memegang kepalaku. Akupun segera menepisnya dan menjawab pertanyaannya. "Ngapain juga bohong? Gila apa bohong cuman demi dia. Yaampun Ra sumpah yah kalo dari deket itu dia ganteng banget. Senyumnya menawan banget Ra!!!" kataku sambil menggebu-gebu menjelaskan apa yang telah terjadi. Ara hanya bisa tersenyum dan berkata. "Ya udah. Pokoknya kamu jangan sampai nangis ya" pintanya kepadaku. Akupun hanya mengangguk tanpa mengacuhkan apa yang dimaksud Ara barusan.
"KRIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIINGGGGGGGGG" bel sekolah melengking dengan keras. Itu tandanya sekolah akan segera dimulai. Dan itu tandanya aku bisa melihat dia. "Akan kulewati hari ini dengan sangat manis" batinku dalam hati. Langkah kakinya telah kudengar, batang hidungnya telah nampak, dan akhirnya dia telah hadir di ambang pintu. Akupun segera mengganggu Ara yang sedang asyik membaca novel. "Ra, Ra, Itu dia dateng Ra!!" Ara yang kelihatan kaget langsung bertanya "Eh? Dimana-dimana?" Katanya sambil mencari sosok yang kumaksud. Kulihat ekspresi Ara sedikit tercengang, kemudian berpaling padaku dengan senyum menggoda "Ciyeeeh bakalan semangat sekolah nih??" katanya dengan nada menggoda. Tak urung akupun menahan senyum. "Kamu harus keliatan pinter ya Ndri, biar dia WAW banget sama kamu" kata Ara memberi solusi. Akupun hanya mengiyakan ucapan Ara barusan.

0 komentar:

:a: :b: :c: :d: :e: :f: :g: :h: :i: :j: :k: :l: :m: :n:

Posting Komentar